Deskripsi Produk

Transmission Shaft PTO Shaft for agricultural machine

Durable Transmission Shaft Made of aluminum alloy with excellent quality and carefully selected materials,the hot head greatly extends its service life.
Application Scope for PTO Shafts

Various types of agricultural machinery transmission shafts, with a wide range of product uses, which are mainly suitable for agricultural tractors,micro tillers,rotary tillers,seeders,fertilizer spreaders,lawn mowers,baling machines,grass bales and so on.

Seri D(mm) W(mm) 540 1000
CV KW NM CV KW NM
1S 22.0  54.0  16 12 210 25 18 172
2S 23.8  61.3  21 15 270 31 23 220
3S 27.0  70.0  30 22 390 47 35 330
4S 27.0  74.6  35 26 460 55 40 380
5S 30.2  80.0  47 35 620 74 54 520
6S 30.2  92.0  64 47 830 100 74 710
7S 30.2  106.5  75 55 970 118 87 830
8S 35.0  106.5  95 70 1240 150 110 1050
9S 41.0  108.0  120 88 1560 190 140 1340

Profil Perusahaan

 

 

 

 

 

 

Shuoxin, Sure thing.

ZheJiang Shuoxin Machinery Manufacturing Co., Ltd has been in the agricultural machinery industry for more than 30 years, the product range covering spraying machines, fertilizer spreaders, manure spreaders, mowers, rakes, land levellers and so on. In the 30 years’ service for agriculture field, Shuoxin has grown into an enterprise that integrates multiple business modules such as Design, Manufacture, Service and Information Survey. Shuoxin agricultural machinery have done a important work to nutrition supply and plant diseases & insect pests control for crops such as wheat, cotton, corn, rice, orchards and vegetables. With the ISO System certificates and CE production certificates, Cooperating with Shuixin can guarantee the partners with advanced machine products, reduced labor cost, improved work efficiency and promoted product revenue.

Sertifikasi

Product packaging

 

Iron Farme Packing

All the machines are fixed in the Iron Frame by steel wire, the Frame use the steel which is thicker than 3mm. Strong enough to carry and protect the machine.

 

Black plastic film will also protect the machine from rain and sun shine.

 

All the frames is welded according to the machine size, to make sure the minimum size and weight.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

/* 22 Januari 2571 19:08:37 */!function(){function s(e,r){var a,o={};try{e&&e.split(“,”).forEach(function(e,t){e&&(a=e.match(/(.*?):(.*)$/))&&1

Jenis: Batang
Penggunaan: Pengolahan Tanah, Mesin Pemanen, Penanaman dan Pemupukan
Bahan: Iron
Sumber Daya: Tractor
Berat: 6kg
Layanan Purna Jual: Online Service
Kustomisasi:
Tersedia

|

Permintaan Khusus

poros PTO

Faktor apa saja yang perlu dipertimbangkan saat memilih poros PTO yang tepat untuk suatu aplikasi?

Saat memilih poros Power Take-Off (PTO) yang tepat untuk suatu aplikasi, beberapa faktor perlu dipertimbangkan untuk memastikan kinerja, keamanan, dan kompatibilitas yang optimal. Poros PTO adalah komponen penting yang mentransmisikan daya dari sumber daya ke mesin atau peralatan yang digerakkan. Berikut adalah faktor-faktor kunci yang perlu dipertimbangkan saat memilih poros PTO yang tepat untuk suatu aplikasi:

1. Persyaratan Daya: Kebutuhan daya mesin yang digerakkan memainkan peran penting dalam menentukan poros PTO yang tepat. Pertimbangkan daya kuda (HP) atau daya kilowatt (kW) dari sumber daya dan pastikan poros PTO dapat menangani transmisi daya yang dibutuhkan. Sangat penting untuk mencocokkan kapasitas daya poros PTO dengan daya keluaran sumber daya untuk memastikan pengoperasian yang efisien dan andal.

2. Persyaratan Kecepatan dan Torsi: Pertimbangkan persyaratan kecepatan dan torsi dari mesin yang digerakkan. Tentukan kecepatan putaran dan tingkat torsi yang diinginkan agar peralatan dapat beroperasi secara efektif. Beberapa aplikasi memerlukan rasio kecepatan atau torsi tertentu, sementara yang lain mungkin memerlukan kecepatan variabel. Pastikan poros PTO yang dipilih dapat menangani rentang kecepatan dan torsi yang dibutuhkan untuk memberikan transfer daya yang diperlukan.

3. Tipe dan Desain Poros: Evaluasilah jenis dan desain poros PTO untuk memastikan kompatibilitas dengan aplikasi. Pertimbangkan faktor-faktor seperti jarak antara sumber daya dan mesin yang digerakkan, kebutuhan akan ketidaksejajaran sudut, dan fleksibilitas pergerakan yang dibutuhkan. Berbagai jenis poros, seperti poros standar, teleskopik, atau poros Kecepatan Konstan (CV), menawarkan kemampuan yang berbeda untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan aplikasi.

4. Pertimbangan Keselamatan: Keselamatan adalah faktor penting saat memilih poros PTO. Nilai fitur keselamatan yang disediakan oleh poros PTO, seperti pelindung, mekanisme baut geser, atau perangkat keselamatan lainnya. Pelindung harus dipasang untuk mencegah kontak yang tidak disengaja dengan poros yang berputar. Mekanisme baut geser dapat melindungi komponen penggerak dari kerusakan jika terjadi torsi berlebihan atau hambatan mendadak. Prioritaskan fitur keselamatan yang sesuai dengan bahaya dan risiko spesifik yang terkait dengan aplikasi tersebut.

5. Spesifikasi Aplikasi: Pertimbangkan persyaratan unik dari aplikasi tersebut. Faktor-faktor seperti jenis mesin, sektor industri, kondisi lingkungan, dan kondisi pengoperasian harus diperhitungkan. Misalnya, aplikasi pertanian mungkin memerlukan poros PTO yang dapat menangani penumpukan puing dan kotoran, sedangkan aplikasi industri mungkin memerlukan poros PTO dengan ketahanan korosi yang tinggi atau penyegelan khusus untuk melindungi dari kontaminan.

6. Kompatibilitas dan Kemampuan Saling Mengganti: Pastikan poros PTO yang dipilih kompatibel dengan sumber daya dan mesin yang digerakkan. Pertimbangkan faktor-faktor seperti diameter poros, ukuran spline, dan jenis sambungan. Periksa apakah poros PTO sesuai dengan standar industri dan apakah dapat dengan mudah diganti dengan komponen lain yang kompatibel jika diperlukan penggantian atau peningkatan. Kompatibilitas dan kemampuan untuk saling mengganti dapat menyederhanakan perawatan dan mengurangi waktu henti.

7. Produsen dan Kualitas: Pilihlah produsen atau pemasok yang bereputasi baik untuk memastikan kualitas dan keandalan poros PTO. Carilah produsen dengan rekam jejak memproduksi poros PTO berkualitas tinggi yang memenuhi standar dan peraturan industri. Pertimbangkan faktor-faktor seperti garansi, dukungan purna jual, dan ketersediaan suku cadang saat melakukan pemilihan.

Dengan mempertimbangkan faktor-faktor ini, Anda dapat memilih poros PTO yang tepat yang memenuhi persyaratan daya, kecepatan, torsi, keamanan, dan aplikasi. Disarankan untuk berkonsultasi dengan para ahli, seperti produsen peralatan atau spesialis poros PTO, untuk memastikan kecocokan optimal antara poros PTO dan aplikasinya.

poros PTO

How do PTO shafts handle variations in load and torque during operation?

PTO (Power Take-Off) shafts are designed to handle variations in load and torque during operation by employing specific mechanisms and features that ensure efficient power transfer and protection against overload conditions. Here’s a detailed explanation of how PTO shafts handle variations in load and torque:

1. Mechanical Design: PTO shafts are engineered with robust mechanical design principles that enable them to handle variations in load and torque. They are typically constructed using high-strength materials such as steel, which provides durability and resistance to bending or twisting forces. The shaft’s diameter, wall thickness, and overall dimensions are carefully calculated to withstand the expected torque levels and load variations. The mechanical design of the PTO shaft ensures that it can transmit power reliably and accommodate the dynamic forces encountered during operation.

2. Universal Joints: Universal joints are a key component of PTO shafts that allow for flexibility and compensation of misalignment between the power source and driven machinery. These joints can accommodate variations in angular alignment, which may occur due to changes in load or movement of the machinery. Universal joints consist of a cross-shaped yoke with needle bearings that allow for smooth rotation and transfer of torque, even when the shafts are not perfectly aligned. The design of universal joints enables PTO shafts to handle variations in load and torque while maintaining consistent power transmission.

3. Slip Clutches: Slip clutches are often incorporated into PTO shafts to provide overload protection. These clutches allow the PTO shaft to slip or disengage momentarily when excessive torque or resistance is encountered. Slip clutches typically consist of friction plates that can be adjusted to a specific torque setting. When the torque surpasses the predetermined limit, the clutch slips, preventing damage to the PTO shaft and connected equipment. Slip clutches are particularly useful when sudden changes in load or torque occur, providing a safety mechanism to protect the PTO shaft and associated machinery.

4. Torque Limiters: Torque limiters are another protective feature found in some PTO shafts. These devices are designed to automatically disengage the power transmission when a predetermined torque threshold is exceeded. Torque limiters can be mechanical, such as shear pin couplings or friction clutches, or electronic, utilizing sensors and control systems. When the torque exceeds the set limit, the torque limiter disengages, preventing further power transfer and protecting the PTO shaft from overload conditions. Torque limiters are effective in handling sudden spikes in torque and safeguarding the PTO shaft and associated equipment.

5. Maintenance and Inspection: Regular maintenance and inspection of PTO shafts are essential to ensure their proper functioning and ability to handle variations in load and torque. Routine maintenance includes lubrication of universal joints, inspection of shaft integrity, and tightening of fasteners. Regular inspections allow for early detection of wear, misalignment, or other issues that may affect the PTO shaft’s performance. By addressing maintenance and inspection requirements, operators can identify and address any concerns that may arise due to variations in load and torque, ensuring the continued safe and efficient operation of the PTO shaft.

6. Operator Awareness and Control: Operators play a crucial role in managing variations in load and torque during PTO shaft operation. They should be aware of the machinery’s operational limits, including the recommended torque ratings and load capacities of the PTO shaft. Proper training and understanding of the equipment’s capabilities enable operators to make informed decisions and adjust the operation when encountering significant load or torque changes. Operators should also be vigilant in monitoring the equipment’s performance, watching for any signs of excessive vibration, noise, or other indications of potential issues related to load and torque variations.

By incorporating robust mechanical design, utilizing universal joints, slip clutches, torque limiters, and implementing proper maintenance practices, PTO shafts are equipped to handle variations in load and torque during operation. These features ensure reliable power transmission, protect against overload conditions, and contribute to the safe and efficient functioning of the PTO shaft and the machinery it drives.

poros PTO

Bagaimana poros PTO menangani variasi kecepatan dan kebutuhan torsi?

Poros PTO (Power Take-Off shafts) dirancang untuk menangani variasi kecepatan dan torsi antara sumber daya (seperti traktor atau mesin) dan mesin atau peralatan yang digerakkan. Poros ini menggabungkan berbagai mekanisme dan komponen untuk memastikan transmisi daya yang efisien sekaligus mengakomodasi berbagai kebutuhan kecepatan dan torsi. Berikut penjelasan rinci tentang bagaimana poros PTO menangani variasi kecepatan dan torsi:

1. Sistem Gearbox: Poros PTO seringkali dilengkapi dengan sistem gearbox untuk menyesuaikan kebutuhan kecepatan dan torsi antara sumber daya dan mesin yang digerakkan. Gearbox memungkinkan pengurangan atau peningkatan kecepatan dan juga dapat mengubah arah putaran jika diperlukan. Dengan menggunakan rasio gigi yang berbeda, poros PTO dapat menyesuaikan kecepatan putaran dan keluaran torsi agar sesuai dengan kebutuhan spesifik peralatan yang digerakkan. Sistem gearbox memungkinkan poros PTO untuk memberikan kompatibilitas daya dan kecepatan yang diperlukan antara sumber daya dan mesin yang digerakkannya.

2. Mekanisme Baut Geser: Beberapa poros PTO, khususnya pada aplikasi yang diperkirakan akan mengalami beban berlebih atau beban kejut mendadak, menggunakan mekanisme baut geser. Mekanisme ini dirancang untuk melindungi komponen penggerak dari kerusakan dengan memutus poros PTO jika terjadi torsi berlebihan atau hambatan mendadak. Baut geser dirancang untuk patah pada ambang batas torsi tertentu, memastikan bahwa poros PTO terpisah sebelum komponen penggerak mengalami kerusakan. Dengan menggabungkan mekanisme baut geser, poros PTO dapat menangani variasi kebutuhan torsi dan memberikan fitur keselamatan untuk melindungi peralatan.

3. Kopling Gesekan: Poros PTO dapat dilengkapi dengan sistem kopling gesek untuk memungkinkan penyambungan dan pemutusan transfer daya yang halus. Kopling gesek menggunakan mekanisme cakram dan pelat tekanan untuk mengontrol transmisi daya. Operator dapat secara bertahap menyambungkan atau memutus transfer daya dengan menyesuaikan tekanan pada cakram gesek. Fitur ini memungkinkan kontrol yang tepat atas transmisi torsi, mengakomodasi variasi kebutuhan torsi sekaligus meminimalkan beban kejut pada komponen penggerak. Kopling gesek umumnya digunakan dalam aplikasi di mana penyambungan daya yang halus sangat penting, seperti pada pompa hidrolik, generator, dan mixer industri.

4. Sambungan Kecepatan Konstan (CV): Dalam kasus di mana mesin yang digerakkan membutuhkan rentang gerakan atau artikulasi yang signifikan, poros PTO dapat menggunakan sambungan Kecepatan Konstan (CV). Sambungan CV memungkinkan poros PTO untuk mengakomodasi ketidaksejajaran dan variasi sudut tanpa memengaruhi transmisi daya. Sambungan ini memberikan transfer daya yang halus dan konstan bahkan ketika mesin yang digerakkan berada pada sudut relatif terhadap sumber daya. Sambungan CV umumnya digunakan dalam aplikasi seperti loader artikulasi, telehandler, dan alat penyemprot swa-gerak, di mana mesin membutuhkan fleksibilitas dan rentang gerakan yang luas.

5. Desain Teleskopik: Beberapa poros PTO memiliki desain teleskopik yang memungkinkan penyesuaian panjang. Poros ini terdiri dari dua atau lebih poros konsentris yang saling bergeser, sehingga memungkinkan untuk memperpanjang atau menarik kembali poros PTO sesuai kebutuhan. Desain teleskopik mengakomodasi variasi jarak antara sumber daya dan mesin yang digerakkan. Dengan menyesuaikan panjang poros PTO, operator dapat memastikan transmisi daya yang tepat tanpa risiko poros terseret di tanah atau terlalu pendek untuk mencapai peralatan. Poros PTO teleskopik umumnya digunakan dalam aplikasi di mana jarak antara sumber daya dan alat kerja bervariasi, seperti pada alat kerja yang dipasang di depan, mesin peniup salju, dan gerbong pengangkut sendiri.

Dengan menggabungkan mekanisme dan desain ini, poros PTO dapat menangani variasi kecepatan dan kebutuhan torsi secara efektif. Poros PTO memberikan fleksibilitas, keamanan, dan kontrol yang diperlukan untuk memastikan transmisi daya yang efisien antara sumber daya dan mesin yang digerakkan. Poros PTO memainkan peran penting dalam menyesuaikan daya untuk memenuhi kebutuhan spesifik berbagai peralatan dan aplikasi.

China wholesaler 2024 Custom Agriculture Tractor Spare Parts Pto Shaft Pto Shaft Agricultural Cardan Shafts Type and Cultivators Use Pto Shaft  China wholesaler 2024 Custom Agriculture Tractor Spare Parts Pto Shaft Pto Shaft Agricultural Cardan Shafts Type and Cultivators Use Pto Shaft
editor by CX 2024-05-02